KALIMAT EFEKTIF
1. Kalimat asli : Para duta-duta besar sudah pada berdatangan hadir pada upacara peringatan 100 tahun Bung Hatta.
Pembetulan : Para duta besar sudah hadir pada upacara peringatan ke-100 tahun Bung Hatta.
Pada kalimat di atas terdapat beberapa kesalahan, yaitu berupa pemborosan kata, dimana kata "para" sudah menunjukkan jamak, kata "duta-duta" juga menunjukkan jamak. Apabila sudah menggunakan kata "para" maka cukup menggunakan kata "duta" saja, bukan "duta-duta". Selain itu, pada kata "berdatangan hadir" cukup menggunakan salah satu saja, karena kata "berdatangan" dan "hadir" memiliki makna yang sama. Kemudian pada penulisan "100" diperlukan imbuhan "ke-" karena "100" dalam kalimat tersebut merupakan suatu urutan.
2. Kalimat asli : Di dalam darahnya mengandung virus HIV.
Pembetulan : Darahnya mengandung virus HIV.
Pada kalimat di atas terdapat beberapa kesalahan, yaitu berupa kesalahan ejaan, dimana kalimat tersebut tidak memenuhi kaidah S-P-O, karena tidak adanya subjek dalam kalimat tersebut. Oleh karena itu, supaya kalimat tersebut memenuhi kaidah penulisan bahasa Indonesia yang benar, maka kata "di " dihilangkan. Namun, apabila kata "di" dihilangkan, maka kata "dalam" dalam kalimat tersebut tidak diperlukan lagi (dihapus).
3. Kalimat asli : Larutan itu dapat menghilangkan sariawan, panas dalam, hidung tersumbat, dan bibir pecah-pecah.
Pembetulan : larutan itu dapat menyembuhkan sariawan, panas dalam, hiidung tersumbat, dan bibir pecah-pecah.
Pada kalimat di atas terdapat sebuah kesalahan ejaan, yaitu pada kata "menghilangkan". Kata "menghilangkan" lebih identik untuk suatu barang, misalnya " Saya menghilangkan Hp milik Ibuku". Maka agar kalimat tersebut sesuai, sebaiknya kata "menghilangkan" diganti dengan kata "menyembuhkan".
Komentar
Posting Komentar